Senin, 13 Juli 2009

Jangan biarkan ku cemburu

Aku sayang kamu. Sangat sayang. Every single second I think of you. Kan menggendongmu ke mana-mana nya mbah Surip. Enak toh..empuk toh...?

Satu pintaku jangan membuatku cemburu..Aku bukan tipe pendendam. Pemaaf nomor satu. Kalau aku cemburu..secara otomatis kukan memaafkanmu...melupakan semuanya..sampai file completely erased...

Dan tak ada lagi cemburu...hanya ada maaf...

Kamis, 18 Juni 2009

Ken Arok ...Feelings

Aku bisa membayangkan bagaimana perasaan Ken Arok saat melihat seberkas sinar yg keluar dari betis Ken dedes. Rruarbiasa.

Tadi siang aku juga mengalami hal kecil yg luar biasa. Melihat sinar indah itu. Singkat namun membuatku gundah gulana. Anehnya ...semuanya mengingatkanku padamu. Rambut panjangnya. Semampai tubuhnya. Mulus pahanya (sensor)....

Jadi penasaran. Apakah dia juga punya tahi lalat seperti milikmu....


Sementara Robin William masih melantunkan :

I just wanna feel real love,
Feel the home that I live in,
I got too much love,
Running through my veins,
going to waste.

I just wanna feel real love,
In a life ever after
There's a hole in my soul,
You can see it in my face,
it's a real big place.

Minggu, 14 Juni 2009

Pernah ada cinta... masih rindu

Aku menginjak gas lebih dalam lagi. Jalanan ini mendaki dan berkelok. Mengular ke kanan kiri. Mata memandang indahnya hijau rumpun bambu dan sawah. Kaya di Bali tapi bukan . Nun di sebelah kiri menghadang samudra biru. Kita menuju ke sana.

Semakin dekat. Aku masih memandangmu di sela konsentrasi menyetir. Wajahmu tetap ayu. Pesona khas wanita aristokrat Jawa. Kita semakin dekat dan matahari senja mengiringi di samping. Oh dunia yang indah.

Tanganmu yg lentik langsing trus menekan pahaku. Kita diam hening menuju matahari. Akhirnya sampai kita di pondok atau cottage atau apapun namanya. Benar-benar elok. Di ujung bukit dibawahnya persis hamparan lautan jawa. Debur ombak selatan bermain di bawah kita. Kuinginin mencumbumu segera.

Pondok ini gaya arsitektur tradisional. Campuran bali tapi interiornya jepang, lengkap dg tatami. Minimalis. Ada big screen LCD . Kulkas isinya jus segar.

Aku masih lebih ingin memelukmu. Nafasmu harum. Bibirmu basah nan nikmat. Rambutmu selalu patuh. Membelai mengikuti setiap gerakan kita. I love you. Aku gak bisa melepasmu.

Di bawah ombak masih menderu2 seiring gejolak cinta panas membara. Tak ada kata. Hanya cinta dan tatapanmu.

Besok kita kan disambut burung dan embun pagi ..tapi semuanya tak seindah senyummu setelah bercinta ... Haikkk domo arigato.........

Kamis, 23 April 2009

Rindu...

Ini bukan tentang tentang Rindu yg anak sastra itu. Ini tentang rinduku padamu.

Harus kuakui aku masih sering merasakan rindu yg sangat padamu. Teringat semua perjalanan kita. Setiap lewat di tempat kita dulu sering singgahi, ada rasa itu.

I miss U so so much.

Mungkin semua itu tinggal masa lalu yang indah. Aku benar2 menginginkanmu. Tapi tak mungkin karena kau telah menyerahkan dirimu ke pelukan yg lain..

Semoga setelah menulis ini ..rasa itu semakin berkurang.. aku membayangkan ciumanmu yg luar biasa..dan semua itu bukan untukku lagi.

Have a nice weekend.

No sex after dugem ya...do it beforehand ....

Kamis, 02 April 2009

RINDU..

Anak-anak Teknik suka pacaran sama anak Sastra. TEXAS. Teknis Sastra. Dulu ada juga novel Remi Silado judulnya OREXAS. Organisasi Sex Bebas. Anggotanya Buce Batman. Buka celana buat makan. Udin Petot, Victor Sujono, dan lain2. Markasnya di SARLALA DOYOT. Sarang laki2 doyan genjot :-)

Rindu namanya. Koq selalu begini sih mulainya. Bosen. Kaya baca HC Andersen: once upon a time...

Aku memanggilnya Rindu. Anak Sastra. Lebih senior dari aku 2 tahun. Anak Merauke. Jangan membayangkan rambut yg keriting dan kulit legam Polinesia. Cantik eh manies mirip Dyah Permatasari. Peranakan ayah Bugis ibu Jawa.

Ini akan menjadi kisah cinta segitiga yg rumit. Membuatku belajar betapa sulitnya memahami wanita. Dan semua wanita itu rumit dan misterius di balik keindahannya.

Aku perlu weekend yg santai untuk melanjutkan ini.....

Selasa, 17 Maret 2009

Selamat jalan mawarmu

Cukup lama aku gak menulis. Kehabisan cerita. Mungkin juga karena aku harus menuliskan bagian ini.

Bulan Oktober tahun 08 aku mendengar kabar sedih tentang Mawar. Dia sakit keras. Aku berupaya untuk kontak dia tapi gak berhasil.

Terakhir aku ketemu Mawar sudah lama sekali. Di Bali. Waktu itu aku sangat sibuk dgn kehidupan yg asyik. Muda, sehat, kerja ok, banyak teman, dan di Bali.

Saat itu Mawar nelpon dan pengen ketemu. Aku yg sok sibuk gak begitu menanggapi. Ya aku selalu cuek dgn Mawar. Dari dulu. Dan Mawar tetap baik dan perhatian padaku.

Akhirnya dia sedikit memaksa untuk ketemu. Tiba2 dia dah di Denpasar. Gak konfirmasi dulu. Sementara aku sedang di Bedugul. Biasa...pacaran.

Kita ketemuan di daerah Teuku Umar. Ternyata dia sudah dua hari di Kuta. Menunggu. Kami ngobrol bertiga. Aku, pacarku dan Mawar. Dia terlihat kurang semangat. Gak seperti biasa selalu tersenyum pada siapapun.

Dia bilang: Aku dilamar dan minta ijinku untuk menikah. Aku bisa melihat tanda tanya besar di mata pacarku. Minta ijin? Aku hanya senyum dan bilang : Selamat ya..Aku tentu turut bahagia.

Ada suasana aneh saat mengantarkan Mawar pulang ke hotelnya. Ada adiknya yg menyapaku dan mengajak mampir. Aku gak mampir karena harus melanjutkan weekend yg tertunda di pulau Dewata. Lagu Bob Marley beralun dari jeep ku....No Woman No Cry....evrythin is gonna be alright.

Setelah married Mawar tetap berupaya kirim kabar. Tapi karena aku yg terlalu sibuk akhirnya kita hanya sekali2 say hello. Biasanya juga lewat teman. Gak langsung.

Sampai akhirnya kabar itu datang. Mawar telah pergi. Selamanya. Kanker telah merenggutnya. Di usia yg muda. Meninggalkan 2 anak dan suami yg setia.

Pertanyaan ini selalu muncul saat orang yg baik dipanggilNya lebih dahulu. Kenapa? Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Itulah jawabannya.

Aku hanya bisa mendoakanmu, Sahabatku. Semoga dikau mendapatkan tempat yang terbaik di sisiNya. Di taman CintaNya.

Terlintas, senyum manis Mawarku. Sejuk. Seperti embun pagi di Arazoe. Selamat jalan Mawarku

Jumat, 27 Februari 2009

Mawar putihku

Aku mau menyelesaikan kisah mawarku.. Masuk SMA Mawar pindah karena ortunya mengajukan pensiun dini. Mau jadi wiraswasta. Mawar kelihatan sedih banget.

Sebagai sobat yg baik, aku harus menenangkan dia khan. Oia aku juga sdh berubah. Lepas SMP aku benar-benar berupaya jadi real gentlemen. Gak ada lagi kata2 yg yg nyelekit. Terutama kepada ladies. Perlakukan mereka sebagaimana mestinya.

Kepada mawar aku bilang, biarpun kita jauh tapi tetap harus intouch. Aku kan tetap jadi sobat baikmu dan akan selalu mengingatmu. Klise banget ya. Tapi dia langsung tersenyum. keep in touch.

Mawar benar-benar bagaikan mawar yg tidak pernah ingkar janji atapun menusukkan duri. Baik dan penyayang. Gak seperti ponakanku, baik dan sayang pas kalau minta jatah pulsa saja.

Dia rajin banget nulis surat walaupun jarang kubalas. Kadang nelpon. Belum ada HP waktu itu. Nelpon juga harus ke wartel karena penetrasi telpon belum merata.

Kita melompat ke masa kuliah. akhirnya kami bertemu lagi setelah dia ngambil D3 di Malang. Aku pas kuliah tinggal sendirian karena Ortu pindah ke SBY. Mawar sering datang ke rumah. Bawa brownies. Bawa es krim. Bawa apa saja yg aku suka. Padahal apa2 aku suka :-)

Bahkan kala aku gak di rumah. Dan gak bisa dihubungi lewat HT 2 meteran. Pas aku pulang malam dia gak bisa nunggu. Ada kue dengan pesan: semoga kamu suka.

Kalau ada tugas buat laporan. Mawar yg ngetik, aku molor. Selesai mengetik dia pulang tapi gak tega membangunkanku. Hanya ada pesan di atas bantal : aku pulang ya.

Kami dekat. Sahabat. Gak ada komitment. Gak ada french kissing. Aku hanya memeluknya. Mencium keningnya, pipinya, saat ia selesai mengetik tugasku.

Dan saat ia tahu aku lagi kasmaran sama seseorang, ia memberiku kesempatan, tidak ke rumah tapi tetap kirim kabar. Juga kirim lagu, karena ia seorang penyiar radio. Kalau aku lagi patah.putus ama pacar, dia selalu ada. Menemani dan membuatku tersenyum.

Mawar putihku..

Mawarku pergi

Mawar selalu setia jadi supporter utama kalau aku main bola di lapangan depan rumah. Kalau aku akrobatik pake BMX, dia selalu mengamati dari jauh. Kalau aku manjat pagar dan bersiap nyolong mangga, Mawar ada di balik jendela, tapi gak pernah ngelapor ke mamanya.

Gak pernah marah sekalipun aku cuekin. Selalu senyum. Tulus. Padahal aku juga suka ngledekin dia kalau pas pelajaran nyanyi di depan kelas. Kata bu Guru suaranya bagus. Tapi menurutku gak sama sekali. Kurang ngerock.

Sekali aku pernah belain dia waktu mau dicium Yusuf dari belakang. Yusuf temanku juga, paling jago berantem, tapi kali ini aku gak suka dia gangguin cewek sebaik Mawar. Aku tantang dia duel. Walau aku gak yakin menang kalau duel beneran. Untung ada yg misahin.

Setelah SMP, kami gak satu sekolah lagi. Aku di SMP1 dia di SMP4. Tapi pulang tetap naik bus sekolah bareng. Tetap saja aku gak memperhatikan dia. Padahal duduknya persis di belakangku.

Perjalanan pulang pergi sepanjang 45 km naik bus sekolah gak menarik lagi. Aku semakin gak betah dengan Sarah yg selalu cari perhatian dan cerewetnya minta ampun. Mau memandang Rani, rasanya koq gak seperti dulu lagi. Dulu segalanya indah. Tapi sekarang, kalau tidur dia koq agak ndlahom ya , pasti suka ngeces. Trus koq jidatnya agak no'nong ya.

Makanya aku kalau pulang cepat milih naik mobil lain. Bahkan kalau pelajarannya kurang menarik atau gurunya gak OK aku mending bolos.

Suatu saat karena keseringan bolos, dikira dah pulang duluan, aku hampir ketinggalan bus sekolah. Untung gak ditinggal kata mbakku, soalnya Mawar ngotot bilang ke sopir bahwa aku masih belum pulang. So sweet of you my roses.

Kamis, 26 Februari 2009

Mawarku

Akhirnya masa SMP. Merokokku semakin kenceng aja. Apalagi aku masih sendiri.. Jomblo istilah sekarangnya.

Oiya, gak nyangka juga ternyata setelah ditolak Rani, aku jadi lebih semangat belajar. Sampai juara Kabupaten lho. Juara dua pelajar teladan SD sekabupaten. Juara satunya Dian. Anak Kepala P&K Kabupaten. KKN pasti.. Sirik ya..tapi lumayanlah juara dua juga gak apa. Apalagi anak sebandel aku ini. Yg rajin belajar kalau sedang patah hati saja.

Selain juara kelas aku juga jago melukis. Waktu itu. Sekarang gak ada bekasnya, kecuali kalau Dian Sastro mau dilukis kayak di film Titanic itu, aku terpaksa mau hehehe.

Anak-anak cewek sekompleks banyak yg ngefans karena tahu aku agak seniman. Banyak yg minta diajarin kalau pas ada tugas gambar. Yawdah aku gambarin ..gundala putra petir..mandala pendekar siluman ular, sampai nyontek cover adegan silat Asmaraman Kho Ping Ho. Aku juga ngefan banget sama gaya lukisnya Yan Mintaraga. Ok punya.

Jadi, group cewek itu cuma suka lukisanku atau pas mau minjam komikku. Kalau pas ada acara rujakan yg diajak selalu Jaka dan Tony. Mungkin takut aku habisin sambelnya sebelum mangganya dikupas. Aku emang jago mam sambel. Gak ada yg ngalahin. Pernah diadu sama kakak2 senior, mam tahu sepotong, cabenya sampai sepuluh. mam bakso satu mangkok sambelnya sebotol.

Tapi ada satu anak cewek yg selalu baik padaku. Tetangga sebelah rumah persis. Namanya Mawar. Anaknya Om Said. Hitam manis dan selalu full senyum. Tulus. Ciri khas orang baik. Mawarku.

Ya sudah lah

ada baiknya patah hati di usia belia. Selagi muda sering-seringlah jatuh cinta dan patah hati hehehe.

Lanjutin ceritanya ya. Masih seputar Rani. Entah kenapa memoriku tentang dia cukup dalam. Sampai sekarang malah. Benar juga kata Rod Stewart : The first cut is the deepest. Kekekeke

Tapi dgn penolakannya aku jadi semakin tegar. Bahwa you can always get what you want. Cinta tak selamanya mesti bersatu. Ya iyalah ..mana bisa tangan bertepuk sebelah.

Rani tetap baik. Sangat baik malah. Dia kayaknya nyesel banget nolak aku. Sampai sering salah tingkah kalau berpapasan. Trus ..benar dia gak menerima yg lain.. artinya aku amanlah. Lain halnya kalau dia tiba-tiba jalan sama Jaka atau Tonny. Pasti dah kutabrak pake BMW eh BMX ku. Emangnya hanya Saeful Jamal aja yg bisa cemburu hahaha

Terus ada perkembangan menarik. Koq tiba-tiba tante Imam, mamanya Rani, jadi makin baik sama aku. Takut anaknya digunai-gunai kali ya. Tapi gak juga ternyata. Kata mamaku sih, tante Imam baik karena pengen besanan sama mamaku. Lho? tapi kenapa dia menolakku, nTe. Gak nolak koq. Rani kan masih kecil, belum boleh pacaran. Kira2 gitu deh, aku mencoba membaca pikiran Tante Imam. Berarti yg balasin surat cintaku kemaren..Siapa? Jangan2..

Kamis, 19 Februari 2009

patah hati tanpa dosa (PATHANDOS)

Ternyata, laki-laki jika patah hati gak mudah bangkit kembali. Beda ama cewe. Ngakunya patah hati. Eh, minggu depan dah sama yang lain. Begitu juga kalau selingkuh. Cowo, gampang ketahuan. Cewe, dah ketahuan masih bisa bilang : terpaksa. Karena situasi dan kondisi. Malah balik menyalahkan cowoknya. Nah lo.

Tapi selalu ada pelajaran dibalik kegagalan. Sejak itu aku lebih berhati-hati. Gak ge-er. Lebih diplomatis. Walaupun patah di dalam, jangan sampai ketahuan teman, apalagi Rani.

Tetap tersenyum dan riang gembira. Hanya satu yg membuatku sedih. Terlanjur menulis namaku dan namanya di pohon kaktus depan rumah. Ada lambang hatinya lagi. Untung gak ada yg tahu karena keburu kuhapus.

Hati lelaki yg tergores..mana bisa menghapusnya?

Ditolak mentah-mentah

Semuanya jadi kacau setelah malam api unggun itu. Aku benar-benar jatuh cinta. Gabungan semua perasaan kagum dan penasaran.

Semakin kuat perasaan itu ..dan biasanya. cewe kalau diperhatiin ..makin menarik..gak tahu terbuat dari apa kaum hawa itu.

Yawdah. Aku mulai pendekatan. Tapi kan malu sama abangnya? Baru sadar sekarang kenapa gak minta dicomblangin aja ya. Memang gak semudah itu. Abangnya mengenal aku sebagai anak cuek dan bandel. Mana ada anak SD sudah merokok. Poin plusku hanya satu : aku bisa nerangin semua hal karena aku suka banget baca. Jadi ibarat wikipedia berjalanlah. Kalau ngisi TTS selalu penuh dan betul.

Sampai kejadian memalukan itu. Aku dah gak tahan pengen menyatakan cintaku. Sebagai cowok cuek, mana bisa merayu. Akhirnya kutulislah semua perasaan ini. Tujuh lembar plus puisi. Disemprot parfum Anais punya mbakku.

Kurirnya PRT ku. Antar PRT kan kompak. Mereka punya jaringan dan komuniti yg solid. Pesanku: jangan sampai ada yg tahu. Top secret.

Tiga hari berlalu. Seminggu. No reply. Tapi terasa ada perubahan. Dia pindah tempat duduk. Tuker sama abangnya.

Perasaanku semakin gak enak. Tapi menurut psikologi, wanita kan memang begitu. Susah ditebak dan penuh misteri.

Akhirnya, datang juga jawabannya . Pas dua minggu. Dan ditolak. Walaupun ada embel-embel permintaan maaf yg sangat. Aku masih hijau, katanya, dan ingin konsentrasi ke pelajaran dulu. Gombal.

Hatiku remuk redam. Tiga hari gak masuk sekolah. Patah hati total.

Dan ada yg senyam-senyum. Pembantuku. Awas ya. Jangan sampai ada yg tahu kejadian ini.

Tapi besoknya. Semua memandangku dgn senyum ngece. Mbakku. Adik-adikku. Ibuku. Bahkan Bapakku yg paling cuek juga tersenyum sambil bisik-bisik jika aku lewat.

Nggak adil. Masa orang patah hati malah diketawain. Kejamnya dunia....

Rabu, 18 Februari 2009

Disclaimer

Cerita ini hanya fiksi dan imajinasi penulis. Jika ada persamaan nama, peristiwa, atau waktu semua itu hanya kebetulan belaka. Peace. Cheers

masih jilid5

Jilid 5 dan aku masih kelas 6 SD. Entar jadi 50 jilid deh kayaknya. Yo wiss lanjut mang.

Rani namanya. Blasteran Sulawesi Sunda. Rambut ikal kaya bapanya. Wajah cantik priangan. Bodi jaipongan. U know what i mean :-).

Awalnya biasa saja. Tapi menurut teman2 dia koq cakep ya. Masa sich. Coba aku lirik ke bangku bis sekolah depanku persis.. Ternyata ia memang wajib dipandang. Jarang kan lihat wajah sunda tapi kerli. Dan bulu2 halus di lehernya .. mirip siapa yah .. Bintang strawberry..lupa ak namanya. Tapi bodynya lebih berisi. Terutama bagian lengan. Khas priangan.

Dan ternyata, yang paling heboh, dia telah menolak seluruh cowok-cowok kece se Arazoe. Luar biasa. Penasaran banget.

Yang jadi masalah dia adik sobatku Dewo. Kayaknya gak etis yah pacaran sama adik teman ataw iparan sama sobat kita. Entar kalo ada apa2 kan ribet? Ini yang membuat sedikit tertundanya gerakan-gerakan tanpa bola untuk mulai pendekatan sama Rani.

Rupanya aku sudah mulai bisa menilai semua resiko yg mungkin timbul. Bakat alami pada usia dini. Aku kelas 6 SD. Dewo kelas 5. Rani kelas 4, dengan reputasi telah mematahkan hati banyak pria muda SD s/d SMP.

Rasa tertarik itu semakin kuat setelah tahu dia ternyata cerdas. Pria suka jatuh cinta pada wanita cantik dan smart. Bayangin, rangking satu di kelas 3 thn berturut-turut, juara lomba puisi, juara prosa, nyanyi,deelel. Dan seperti yg ku duga. Dia pintar menari.

Ada acara api unggun pas kemping sekolah. Semua regu menunjukkan kebolehannya. Aku menunjukkan kehebatanku : naik sepeda BMW akrobatik. Yang cewe juga unjuk kelebihan masing-masing. Anak cowok nyari2 kesempatan ngintip celana dalam , kalau ceweknya lengah.

Busyet.Tiba-tiba ada yg menari. Lagunya manuk dadali ciptaan sambas. Manuk dadali..sambil geol..melirik..meliuk..Ada siluet di balik api unggun. Malam itu aku jatuh cinta. Sangat...

Rabu, 11 Februari 2009

jilid 4

Dalam rangka bulan penuh cinta... mari kira teruskan cerita tentang asmara yg gak bermutu ini. Okay ..akhirnya Dandee menolakku. Gak menggubrisku tepatnya. Dan itu sangat wajar. Soalnya waktu itu kan belum seganteng sekarang. Dan asli norak. Aku masih berupaya meyakinkannya dgn pandangan mesra dan penuh harap. Gagal. Dia gak tahu aja waktu itu aku anggota adi bing slamet fans club. Hehehe

Gak berapa lama ortunya Dandee gak betah kerja di tempat terpencil nan sepi Arazoe. Mereka balik ke Jakarta atau Bandung, aku lupa. Sebagai tetangga yg baik dia menyempatkan diri pamitan. Cukup lama kita berjabat tangan. Ternyata dia lebih tinggi dariku. Matanya masih dingin tajam tapi kemudian melembut. Ada misteri disana. Pamitannya juga gak biasa. Dia ngomong gini: " aku baru tahu kamu juga suka baca Tom Sawyer. Seandainya aku bisa nunjukin koleksiku " Dah. Terus pergi.

Ya aku memang suka baca apa saja. Dari dulu. Untung ketahuannya suka baca tom sawyernya mark twain. Kalau tahu aku juga suka baca stensilan? Piye jal. Aku sampai sekarang masih nebak apa sih maksudnya ngomong gitu. Mungkin Dandee merasa dibalik sikap kampunganku ternyata masih ada hal yg seharusnya kita diskusikan. Begitu my Becky Tacher?

Aku jadi penasaran. Pengen nyari dia dimana gerangan sekarang. Ntar aku search di internet ah. Tapi untuk apa? Mau diskusi tentang tom sawyer atau karl may. Atau pengen tahu apakah dia masih cuek, tinggi, cantik. Jaim. Kayaknya kurang kerjaan. Gak jadi ah. Doaku saja. Semoga kita semua dalam lindungan-Nya. Amiin.

Bulan penuh cinta

February bulan cinta. Mungkin karena ada event valentine maka bulan ini dianggap sebagai bulan cinta. Say it flower. Sekarang menjadi say it with blackberry. Sebagai insan yg lahir karena cinta, maka kita wajib selalu mengapresiasi cinta itu. Setiap saat dan gak perlu nunggu bulan Februari.

Aku kan menyatakan cintaku yg terdalam buat Ibuku. Ibuku adalah sumber inspirasiku. Selamanya dan selalu ada. Ibuku yg selalu mendoakanku. Menerima segala kekuranganku dan selalu membanggakanku. I love you Mom. Nothing compares my love to you. Doamulah yg membuatku bertahan dan menang. Allah tak akan meridhoi jalanku tanpa restu dan doa ikhlasmu.

Kepada isteriku yg masih mencintaiku. Terima kasih. Aku juga selalu mencintaimu. Tak kan berubah. Apalagi kalau aku boleh married lagi. Pasti aku kan lebih mencintaimu.

Kepada anak-anakku. Kalian adalah semangatku. Semuanya untuk kalian. Cintaku, doakan abah ya.

Kepada saudara, sahabat, fans (hehehe) I LOVE U all

Spesial buat someone yg membuat perasaanku gak keruan. Termehek-memek. I LOVE U dalam kecemburuanku. Tak kowat dek..kata oreng madure.

Kamis, 29 Januari 2009

jilid 3

Gara-gara keseringan makan es krim aroma jeruk aku jadi gak konsen untk jatuh cinta lagi. anak ADM yg pertama dah SMP. gak seru dah jerawatan. Yg kedua seangkatan aku. Msih imut. Manis. Njawani banget fesnya. Hampir secantik bu ADM tapi kaca matanya lumayan tebal. Aku masih mikir-mikir untuk jatuh cinta lagi.

Suatu hari ada anak baru. Pindahan dari Bogor. Bapaknya insiyur IPB. Ibunya sastra UI. Orang Padang tapi lama di Jakarta. Anak baru ini dua bersaudara. kakaknya putih bersih. Tinggi langsing. Ya. Kayaknya nurun dari ibunya yg masih keturunan Indo. German plus Padang kali. Pokoknya mirip Luna Maya deh. Namanya juga aneh. masak cewek namanya Dandee. Nama panjangnya lebih aneh lagi. tapi gak usah disebut ya. Adiknya namanya Ratna. Nurun bapaknya. kacamataan, tipe pemikir, agak montok. Tapi juga putih bersih. Mulus.

Aku mencoba membiarkan diriku tertarik pada Dandee. Tapi kayaknya gak ada tanggapan. Dia menganggapku anak kampungan. Ndeso

Statistika asmara jilid 2

Karena gak pernah masuk sekolah akhirnya aku dipindahkan ke sekolah Kabupaten. Naik bus sekolah. Bangun jam 5 pagi. Berangkat jam 6 teng. Urutan tempat duduk sesuai kepangkatan bapaknya. Benar-benar feodalisme. Peninggalan kolonialisme yg masih terasa di BUMN-BUMN ex Belanda.

Alhamdulillah aku duduk di barisan ke 3. Kursi nomor 9 & 10. Kursi 1-4 anak ADM. Administratur. The big boss. Anaknya empat: pertama cewek, kedua cewek, 3&4 cowok kembar.

Di sampingku duduk Sarah. Anaknya gendut. Kalau berangkat pagi hari masih wangi bedak bayi. Siangan dikit, keleknya agak kecut. Belum musim rexona aktif waktu itu. Kayanya sih dia naksir berat ke aku. Sering deket2. kadang nempel dikit. Aku sangat keberatan. Terutama pas pulang sekolah. Bus sekolah modifikasi truk Hino. Keren koq. Tapi belum pakai AC. Pendinginnya fan. Plus angin sepoi-sepoi jika buka jendela.

Makanya setiap malam usai nonton TV sebelum bobo, aku dan mbakku yg cantik sutt dulu. Siapa besok yg akan duduk di bangku no 10. Dekat Sarah. hehehe. Tapi Sarah gak kehilangan akal. Mbakku dibaik-baikin. Kalau beli es krim. Belinya tiga. Ketahuan pengen tukar tempat duduk dgn mbak. Mau deket melulu sama aku. Sambil makan es krim stroberi. Koq rasanya ada sedikit aroma citrun or lemon ya..

WOW Lanjut...

Hai blogku yg norak. Lama gak nulis yah. Artinya aku sok sibuk dan gak pernah menyentuhmu. Yah aku juga gak pernah lagi menyentuhnya. No more in touch. Tapi tentunya semua baik-baik saja. No hard feeling. Tetap saling berdoa. Kalau sempat. Karena kita sudah memilih jalan masing2. Yah memang berat. Kadang menyesakkan dada. Ya baguslah artinya selama ini aku memang main hati. Entah dikau sayangku.



Terakhir aku cerita apa ya.. ya ..love story of prince broken heart hehehe.



Sampai mau buat statistik segala. Berapa kali jatuh cinta dan patah hati. Harusnya sama. Zero sum. Impas. Bisa dua kali jatuh cinta pada wanita yg sama. Gak boleh patah hati dua kali dari wanita yang sama. Koq kalau dikurangkan jadi nol? Berarti ada yg langsung patah hati sebelum jatuh cinta.



Juga perlu dicatat apakah aku bisa jatuh cinta terhadap dua wanita sekaligus. Walaupun laki-laki semuanya memang berbakat poligami by nature. Kayaknya sih sulit, tetapi untuk memiliki hubungan dengan dua wanita sekaligus sangat mungkin. Misalnya situasinya begini, aku jatuh cinta kepada wanita lain saat yg sama aku masih mencintai wanitaku sekarang. Selingkuh dong. Gak. Beda.

Kamis, 15 Januari 2009

Karena kau wanita

Kan selalu mencintaimu
selalu menyayangimu

Pujaanku
Sumber cintaku
tak kan berhenti

senyummu cinta
tatapmu cinta
nafasmu asmara

lepas ikhlas
bahagia untukmu

suci wangi
indah pesonamu

Pun saat kau serahkan bibirmu kepada mereka
saat kau relakan perhiasanmu dalam cumbuan mereka

tetap suci
karena kau wanita

Selasa, 06 Januari 2009

statistika tingkat dasar

Setelah pengalaman traumatis dengan drew barrymore, aku jadi lebih lebih dewasa lagi. Karena pengalaman ditolak dalam usia dini membuatku lebih mawas diri. Apalagi peristiwa di gang Danunegaran tadi sampai membuat Ibuku diomelin habis-habisan sama Mamanya Indri. Aku juga sempat menjadi target 'buser' dari Masnya Indri. Sampai harus muter jauh kalau pulang sekolah TK karena gak berani lewat rumah Indri. Traumatis.

Untungnya ada juga yang menghibur saat aku down. Namanya Kismanto. Kelas satu SD tapi usianya 10 tahun karena gak pernah naik kelas. " wis gak usah dipikirno..nek Indri gak gelem..karo Yani wae..masiyo gak sepiro ayu ning Bapak'e nduwe pabrik sendok" begitulah kira-kira kata-kata bijaksana dari teman sejati. Thanks bro u r really realistic plus materialistic hehehe..

Memang butuh waktu jika seorang pria patah hati. Hatiku beku selama masa-masa recovery. Pelampiasannnya main layangan, miara kelinci, berantem ama saudara, dldsb.

Kelas dua SD mesti pindah sekolah karena Bapak harus kembali bekerja. Pindah ke Madura 2 bulan. Masuk sekolah hanya sehari. Berkelahi. Terus gak sekolah lagi. Tiap hari bolos. Nonton tukang obat sama Mbah Kakung.

Kelas 3 SD di Madiun, juga juara bolos. Mesti dikejar-kejar satpam keliling lapangan dulu.

Akhirnya balik lagi ke desa tercinta ..Arasoe. Gak mau sekolah di kota Kabupaten. Sekolah di SD kampung. Jadi jagoan karena temannya kampungan semua. Setiap hari buat konser musik perkusi : bangku, tempat pinsil, tas sekolah plastik-merk echolac (?)- digeber. Lagunya Oma Irama. Asyiik.