ada baiknya patah hati di usia belia. Selagi muda sering-seringlah jatuh cinta dan patah hati hehehe.
Lanjutin ceritanya ya. Masih seputar Rani. Entah kenapa memoriku tentang dia cukup dalam. Sampai sekarang malah. Benar juga kata Rod Stewart : The first cut is the deepest. Kekekeke
Tapi dgn penolakannya aku jadi semakin tegar. Bahwa you can always get what you want. Cinta tak selamanya mesti bersatu. Ya iyalah ..mana bisa tangan bertepuk sebelah.
Rani tetap baik. Sangat baik malah. Dia kayaknya nyesel banget nolak aku. Sampai sering salah tingkah kalau berpapasan. Trus ..benar dia gak menerima yg lain.. artinya aku amanlah. Lain halnya kalau dia tiba-tiba jalan sama Jaka atau Tonny. Pasti dah kutabrak pake BMW eh BMX ku. Emangnya hanya Saeful Jamal aja yg bisa cemburu hahaha
Terus ada perkembangan menarik. Koq tiba-tiba tante Imam, mamanya Rani, jadi makin baik sama aku. Takut anaknya digunai-gunai kali ya. Tapi gak juga ternyata. Kata mamaku sih, tante Imam baik karena pengen besanan sama mamaku. Lho? tapi kenapa dia menolakku, nTe. Gak nolak koq. Rani kan masih kecil, belum boleh pacaran. Kira2 gitu deh, aku mencoba membaca pikiran Tante Imam. Berarti yg balasin surat cintaku kemaren..Siapa? Jangan2..
Kamis, 26 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar