Kamis, 29 Januari 2009

jilid 3

Gara-gara keseringan makan es krim aroma jeruk aku jadi gak konsen untk jatuh cinta lagi. anak ADM yg pertama dah SMP. gak seru dah jerawatan. Yg kedua seangkatan aku. Msih imut. Manis. Njawani banget fesnya. Hampir secantik bu ADM tapi kaca matanya lumayan tebal. Aku masih mikir-mikir untuk jatuh cinta lagi.

Suatu hari ada anak baru. Pindahan dari Bogor. Bapaknya insiyur IPB. Ibunya sastra UI. Orang Padang tapi lama di Jakarta. Anak baru ini dua bersaudara. kakaknya putih bersih. Tinggi langsing. Ya. Kayaknya nurun dari ibunya yg masih keturunan Indo. German plus Padang kali. Pokoknya mirip Luna Maya deh. Namanya juga aneh. masak cewek namanya Dandee. Nama panjangnya lebih aneh lagi. tapi gak usah disebut ya. Adiknya namanya Ratna. Nurun bapaknya. kacamataan, tipe pemikir, agak montok. Tapi juga putih bersih. Mulus.

Aku mencoba membiarkan diriku tertarik pada Dandee. Tapi kayaknya gak ada tanggapan. Dia menganggapku anak kampungan. Ndeso

Statistika asmara jilid 2

Karena gak pernah masuk sekolah akhirnya aku dipindahkan ke sekolah Kabupaten. Naik bus sekolah. Bangun jam 5 pagi. Berangkat jam 6 teng. Urutan tempat duduk sesuai kepangkatan bapaknya. Benar-benar feodalisme. Peninggalan kolonialisme yg masih terasa di BUMN-BUMN ex Belanda.

Alhamdulillah aku duduk di barisan ke 3. Kursi nomor 9 & 10. Kursi 1-4 anak ADM. Administratur. The big boss. Anaknya empat: pertama cewek, kedua cewek, 3&4 cowok kembar.

Di sampingku duduk Sarah. Anaknya gendut. Kalau berangkat pagi hari masih wangi bedak bayi. Siangan dikit, keleknya agak kecut. Belum musim rexona aktif waktu itu. Kayanya sih dia naksir berat ke aku. Sering deket2. kadang nempel dikit. Aku sangat keberatan. Terutama pas pulang sekolah. Bus sekolah modifikasi truk Hino. Keren koq. Tapi belum pakai AC. Pendinginnya fan. Plus angin sepoi-sepoi jika buka jendela.

Makanya setiap malam usai nonton TV sebelum bobo, aku dan mbakku yg cantik sutt dulu. Siapa besok yg akan duduk di bangku no 10. Dekat Sarah. hehehe. Tapi Sarah gak kehilangan akal. Mbakku dibaik-baikin. Kalau beli es krim. Belinya tiga. Ketahuan pengen tukar tempat duduk dgn mbak. Mau deket melulu sama aku. Sambil makan es krim stroberi. Koq rasanya ada sedikit aroma citrun or lemon ya..

WOW Lanjut...

Hai blogku yg norak. Lama gak nulis yah. Artinya aku sok sibuk dan gak pernah menyentuhmu. Yah aku juga gak pernah lagi menyentuhnya. No more in touch. Tapi tentunya semua baik-baik saja. No hard feeling. Tetap saling berdoa. Kalau sempat. Karena kita sudah memilih jalan masing2. Yah memang berat. Kadang menyesakkan dada. Ya baguslah artinya selama ini aku memang main hati. Entah dikau sayangku.



Terakhir aku cerita apa ya.. ya ..love story of prince broken heart hehehe.



Sampai mau buat statistik segala. Berapa kali jatuh cinta dan patah hati. Harusnya sama. Zero sum. Impas. Bisa dua kali jatuh cinta pada wanita yg sama. Gak boleh patah hati dua kali dari wanita yang sama. Koq kalau dikurangkan jadi nol? Berarti ada yg langsung patah hati sebelum jatuh cinta.



Juga perlu dicatat apakah aku bisa jatuh cinta terhadap dua wanita sekaligus. Walaupun laki-laki semuanya memang berbakat poligami by nature. Kayaknya sih sulit, tetapi untuk memiliki hubungan dengan dua wanita sekaligus sangat mungkin. Misalnya situasinya begini, aku jatuh cinta kepada wanita lain saat yg sama aku masih mencintai wanitaku sekarang. Selingkuh dong. Gak. Beda.

Kamis, 15 Januari 2009

Karena kau wanita

Kan selalu mencintaimu
selalu menyayangimu

Pujaanku
Sumber cintaku
tak kan berhenti

senyummu cinta
tatapmu cinta
nafasmu asmara

lepas ikhlas
bahagia untukmu

suci wangi
indah pesonamu

Pun saat kau serahkan bibirmu kepada mereka
saat kau relakan perhiasanmu dalam cumbuan mereka

tetap suci
karena kau wanita

Selasa, 06 Januari 2009

statistika tingkat dasar

Setelah pengalaman traumatis dengan drew barrymore, aku jadi lebih lebih dewasa lagi. Karena pengalaman ditolak dalam usia dini membuatku lebih mawas diri. Apalagi peristiwa di gang Danunegaran tadi sampai membuat Ibuku diomelin habis-habisan sama Mamanya Indri. Aku juga sempat menjadi target 'buser' dari Masnya Indri. Sampai harus muter jauh kalau pulang sekolah TK karena gak berani lewat rumah Indri. Traumatis.

Untungnya ada juga yang menghibur saat aku down. Namanya Kismanto. Kelas satu SD tapi usianya 10 tahun karena gak pernah naik kelas. " wis gak usah dipikirno..nek Indri gak gelem..karo Yani wae..masiyo gak sepiro ayu ning Bapak'e nduwe pabrik sendok" begitulah kira-kira kata-kata bijaksana dari teman sejati. Thanks bro u r really realistic plus materialistic hehehe..

Memang butuh waktu jika seorang pria patah hati. Hatiku beku selama masa-masa recovery. Pelampiasannnya main layangan, miara kelinci, berantem ama saudara, dldsb.

Kelas dua SD mesti pindah sekolah karena Bapak harus kembali bekerja. Pindah ke Madura 2 bulan. Masuk sekolah hanya sehari. Berkelahi. Terus gak sekolah lagi. Tiap hari bolos. Nonton tukang obat sama Mbah Kakung.

Kelas 3 SD di Madiun, juga juara bolos. Mesti dikejar-kejar satpam keliling lapangan dulu.

Akhirnya balik lagi ke desa tercinta ..Arasoe. Gak mau sekolah di kota Kabupaten. Sekolah di SD kampung. Jadi jagoan karena temannya kampungan semua. Setiap hari buat konser musik perkusi : bangku, tempat pinsil, tas sekolah plastik-merk echolac (?)- digeber. Lagunya Oma Irama. Asyiik.